skip to main
|
skip to sidebar
Bicara Tanpa Suara
Aku Berkata - Kau Menduga
-
Yang kutulis belum tentu tentangku, tentangmu, manalagi dia.
Home
About Author
Popular Posts
Meredalah Aku
Hari itu. Ia melewati pintu kelas tepat setelah 15menit toleransi. Mungkin sudah tau, mungkin tidak mau tau. Sedetik kemudian hilang dari...
Rindu, ternyata
Mungkin hangatnya senja membawa jiwa Dicaritahunya apa gerangan melayukan raga Ia berjanji: akan kujadikan ini rahasia Namun malam menjel...
Begin Again
So, I've been Blogging since 2011 and this is for authentication: That picture was so embrassing me. But I'm not gonna chang...
Bukan Jendela Dunia
Satu persatu halaman kubuka Penasaranku diselimuti ragu Kugeledah seluruh halaman Mencari dengan bayang-bayang Apa benar kata orang...
Malu!
Saat berpeluh hanya mengeluh Saat susah mulai berserah Hanya menengadah saat resah Saat berbalut hanya tertuntut Saat kalut bar...
Cagar Beton
Sajak
Read Article →
Kota ini hutan Hutan beton dengan banyak daun jendela Pohon benton tempat burung berdasi hinggap Kota ini banyak sungai Mengalirkan rod...
Posted by : Meutiɑ Ersɑ Aninditɑ
0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)
Postingan Lebih Baru
Postingan Lama
Blog Archive
►
2016
(7)
►
Juli 2016
(1)
►
Juni 2016
(1)
►
Mei 2016
(1)
►
April 2016
(1)
►
Maret 2016
(1)
►
Februari 2016
(1)
►
Januari 2016
(1)
▼
2015
(13)
►
Desember 2015
(1)
►
Oktober 2015
(1)
▼
September 2015
(1)
Cagar Beton
►
Agustus 2015
(10)
'
Categories
Sajak
(17)
Cerpen
(1)
Resensi
(1)
Diberdayakan oleh
Blogger
.